Lombok Tengah, 30 September 2026 – PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memberikan dukungan kepada masyarakat Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang terdampak musibah kebakaran pada Agustus 2026. Dukungan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa bantuan untuk pemulihan aktivitas usaha, layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, serta pembayaran klaim asuransi bagi nasabah BRI Insurance yang terdampak.
Kebakaran yang terjadi di Desa Adat Sade tidak hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas usaha yang menjadi sumber penghidupan keluarga, khususnya para pengrajin yang mengandalkan kegiatan produksi sebagai bagian dari perekonomian masyarakat setempat.
Salah satu perwakilan masyarakat Desa Adat Sade menggambarkan dampak kebakaran yang dirasakan warga. Musibah tersebut tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga mengganggu tempat tinggal dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Rumah-rumah di desa ini hanya tertinggal puing-puing saja, tidak ada yang tersisa. Kami sangat merasakan dampak dari musibah ini, sehingga bantuan dan dukungan yang diberikan sangat berarti bagi kami untuk mulai kembali menata kehidupan dan aktivitas usaha,” ujar Seman Diiarta
Dalam sinergi tersebut, Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo dan Direktur Utama PNM Kindaris hadir langsung menyapa warga sekaligus meninjau bantuan yang diberikan untuk mendukung proses pemulihan masyarakat Desa Adat Sade.
Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan bahwa pemulihan pascabencana perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek. Menurutnya, masyarakat juga perlu mendapatkan dukungan untuk dapat kembali menjalankan aktivitas produktif dan membangun sumber penghidupan mereka.
“Pemulihan tidak cukup hanya dengan membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga perlu membuka kembali jalan bagi masyarakat untuk membangun sumber penghidupannya. Karena itu, kami berupaya hadir bersama masyarakat melalui pendampingan dan dukungan yang dapat membantu mereka kembali produktif dan melanjutkan usahanya,” ujar Kindaris.
Sebagai bagian dari dukungan tersebut, BRI Insurance bersama PNM menyerahkan lima alat tenun dan lima mesin jahit industrial untuk memperkuat kembali aktivitas usaha para pengrajin di Desa Adat Sade. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat untuk kembali memproduksi dan mengembangkan usaha yang menjadi bagian dari mata pencaharian sekaligus kekayaan budaya masyarakat Sade.
Selain dukungan terhadap pemulihan usaha, kolaborasi BRI Insurance dan PNM juga memberikan perhatian pada aspek kesehatan masyarakat. Sebanyak 150 warga dan 50 anak-anak mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis sebagai bagian dari upaya mendukung kondisi kesehatan masyarakat pascamusibah.
Dukungan pemulihan juga diperkuat melalui peran BRI Insurance dalam memberikan perlindungan kepada nasabah yang terdampak. Melalui pembayaran klaim asuransi, BRI Insurance turut membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan keluarga serta menata kembali aktivitas usaha setelah mengalami kerugian akibat kebakaran.
Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo mengatakan bahwa perlindungan asuransi memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi risiko sekaligus mempercepat proses pemulihan ketika musibah terjadi. Menurutnya, kehadiran BRI Insurance melalui pembayaran klaim dan program TJSL merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan perlindungan sekaligus manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Bagi BRI Insurance, perlindungan bukan hanya tentang memberikan rasa aman sebelum risiko terjadi, tetapi juga tentang bagaimana kami hadir ketika masyarakat menghadapi musibah. Melalui pembayaran klaim dan kolaborasi TJSL bersama PNM, kami berharap dapat membantu masyarakat Desa Adat Sade untuk kembali bangkit, melanjutkan aktivitas usaha, dan menata kembali kehidupan mereka. Kami percaya bahwa pemulihan akan semakin kuat ketika dilakukan melalui sinergi dan kepedulian bersama,” ujar Budi Legowo.
Sinergi BRI Insurance dan PNM di Desa Adat Sade diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dan usaha secara bertahap, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak musibah.
BRI Insurance berkomitmen untuk terus hadir dan bersinergi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pemberdayaan, perlindungan, dan pelayanan sepenuh hati.
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

