Zyrex APEX menghadirkan 128GB unified memory dan performa AI hingga 126 TOPS untuk mendukung komputasi AI secara lokal.
Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk memperluas portofolio solusi komputasi berbasis artificial intelligence (AI) melalui peluncuran Zyrex APEX, AI mini workstation yang dirancang untuk menjalankan berbagai kebutuhan AI secara lokal.
Peluncuran ini menempatkan Zyrex sebagai merek Indonesia pertama yang menghadirkan AI mini workstation berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395, sekaligus memberikan alternatif bagi perusahaan, pengembang, dan profesional yang membutuhkan performa AI tinggi, kapasitas memori besar, serta kendali lebih penuh atas data dan infrastruktur AI mereka.
Mengusung pesan “Data-Center-Class AI Memory. Desktop-Sized.”, Zyrex APEX memadukan kapasitas memori besar untuk beban kerja AI dengan desain desktop yang ringkas. Unified memory sebesar 128GB memberikan ruang bagi pengguna untuk menjalankan large language models (LLM) secara lokal, sementara kombinasi CPU, GPU, dan NPU menyediakan akselerasi komputasi untuk berbagai jenis workload AI.
“Dengan Zyrex APEX, kami ingin membantu perusahaan dan pengembang di Indonesia memanfaatkan teknologi AI secara lokal dengan kendali yang lebih besar terhadap keamanan dan pengelolaan data mereka. Kapasitas unified memory yang besar dalam perangkat ringkas ini memberikan fondasi yang ideal untuk menjalankan model AI secara independen dan membangun solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis,” ujar Aliudin Sutedja, Chief Marketing Officer (CMO) Zyrex.
Zyrex APEX ditujukan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari asisten AI internal, pencarian dan analisis informasi dari dokumen perusahaan, penyusunan dokumen, hingga pengembangan perangkat lunak dan coding.
Perangkat ini juga dapat menjadi fondasi untuk membangun private Retrieval-Augmented Generation (RAG), yaitu sistem AI yang mampu memberikan respons berdasarkan basis pengetahuan internal perusahaan. Dengan pendekatan tersebut, organisasi dapat mengembangkan sistem AI yang memanfaatkan dokumen dan data internal tanpa harus menjadikan data tersebut bagian dari layanan AI publik.
Melalui konsep Private Local AI, model, data, dan proses inferensi dapat disimpan serta dijalankan pada infrastruktur yang dikelola sendiri. Dalam implementasi yang sepenuhnya lokal, dokumen perusahaan tidak perlu dikirimkan ke layanan AI berbasis cloud, sehingga pengguna memiliki kendali lebih besar terhadap penyimpanan, pemrosesan, serta tata kelola data.
Spesifikasi dan Keunggulan Utama
128GB Unified Memory Menggunakan memori LPDDR5X-8000 yang dapat digunakan bersama oleh CPU dan GPU, dengan bandwidth hingga 256GB/s. Kapasitas ini memberikan ruang untuk menjalankan berbagai model AI berukuran besar secara lokal.
Hingga 120GB GPU-Accessible Memory Sebagian besar unified memory dapat dialokasikan untuk kebutuhan GPU, sehingga memungkinkan perangkat menangani workload LLM dengan kebutuhan memori besar. Kapasitas aktual bergantung pada sistem operasi, perangkat lunak, dan konfigurasi alokasi memori yang digunakan.
Hingga 126 TOPS AI Performance Kemampuan komputasi AI gabungan dari CPU, GPU Radeon 8060S, dan NPU, dengan kemampuan NPU hingga 50 TOPS. TOPS atau trillion operations per second merupakan salah satu metrik yang digunakan untuk mengukur kemampuan pemrosesan komputasi AI.
16-Core, 32-Thread Zen 5 Didukung prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan 16 core dan 32 thread serta boost clock hingga 5,1GHz untuk pemrosesan data, multitasking, pengembangan aplikasi, dan workload profesional.
AMD Radeon 8060S Graphics GPU terintegrasi dengan 40 compute units berbasis arsitektur RDNA 3.5 untuk akselerasi grafis dan workload AI tanpa memerlukan GPU diskret tambahan.
Private Local AI Memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola model AI, data, software stack, serta perangkat keras secara mandiri di lingkungan internal.
Compact & Efficient CPU, GPU, dan NPU terintegrasi dalam mini workstation berukuran sekitar 200 × 69,5 × 226 mm, memberikan kemampuan komputasi AI dalam form factor yang ringkas sekaligus mengurangi kebutuhan terhadap komponen tambahan.
Zyrex APEX dilengkapi SSD NVMe 1TB dan tiga slot M.2 NVMe untuk kebutuhan ekspansi penyimpanan. Dari sisi konektivitas, perangkat menyediakan USB4, HDMI, serta dua port Ethernet 10GbE dan mendukung penggunaan hingga empat layar.
Platform ini mendukung Windows 11 dan Linux, sehingga pengguna dapat memilih sistem operasi dan software stack yang sesuai dengan kebutuhan implementasi AI mereka.
Untuk penggunaan large language models, Zyrex APEX dirancang untuk menangani berbagai model AI mulai dari kelas 7B hingga 32B parameter, serta model berukuran lebih besar hingga sekitar 120B parameter, termasuk model seperti GPT-OSS 120B, dengan konfigurasi quantization dan software inference yang sesuai.
Kemampuan dan performa aktual dapat berbeda tergantung pada arsitektur model, tingkat quantization, panjang context window, inference engine, sistem operasi, serta konfigurasi memori yang digunakan.
Melalui kehadiran Zyrex APEX, Zyrex memperluas pilihan solusi komputasi AI lokal bagi perusahaan, pengembang, dan profesional di Indonesia yang membutuhkan kapasitas memori besar, perangkat ringkas, serta kendali lebih besar atas data dan infrastruktur AI. Peluncuran ini sekaligus memperkuat langkah Zyrex dalam memperluas portofolio perangkat dan solusi komputasi yang mendukung kebutuhan AI di Indonesia.
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

